Buat Domain Gratis di co.cc

08.17.00
Kalau Anda ingin punya domain gratis Anda bisa mendaftar dengan mudah di co.cc Domain ini nantinya dapat digunakan untuk banyak hal. Antara lain,
1) untuk menjadi domain blog Anda di blogspot
2) menjadi domain Anda di wordpress
3) menjadi domain Anda dengan hosting gratis di 000webhost, Fungsi ini khusus bagi Anda yang ingin berlatih memiliki situs dengan domain dan hosting sendiri.

Cara daftar di CO.CC

1. Kunjungi CO.CC
2. Di kotak yang tersedia (lihat gambar 1), isi alamat yang diinginkan. Contoh. namasaya.co.cc. Klik “Check Availability”. Kalau “Available” (belum ada yang punya), teruskan prosesnya. Kalau sudah ada yang pakai, ulangi lagi dengan mengisi nama yang lain.

3. Klik “Continue to Registration” (lihat gambar 2)

4. Klik “Create an Account Now” di bagian paling bawah (lihat gambar 3).

5. Isi formulir (lihat gambar 4). Jangan lupa kasih tanda tik (centang) di bagian paling bawah pada “I accept the Terms of Service”

6. Klik “Create an account now.”
7. Proses daftar domain selesai (gambar 5).

Selanjutnya kita harus mensetting domain tersebut untuk diarahkan sesuai tujuan kita. Yang paling mudah adalah redirect atau URL forwarding.
Berikut sejumlah fungsi yang dapat kita lakukan untuk set-up domain co.cc kita:

A. Fungsi Redirect / URL Forwarding

1. Klik “Set-up”
2. Kasih tanda tik pada button (lobang) nomor 3. URL Forwarding (gambar 7)

3. Isi alamat blog Anda yang akan diredirect (gambar 8 [delapan])

4. Klik “Set Up”.
5. Ada tulisan ” Your change has been submitted.” Klik “OK”.
6. Selesai (gambar 9).

Note:

  • Redirect atau URL forwarding adalah fungsi termudah dari domain co.cc. Fungsi-fungsi lain yang advanced (tindak lanjut) seperti integerasi blgspot atau wordpress serta memakai hosting 000webhost.com akan ditulis pada posting tersendiri. InsyaAllah.
  • Membuat redirect / url forwarding bersifat sementara karena kalau tidak diset-up lebih dari 2 hari alamat yang kita buat akan di-cancel. Setelah itu, kita bisa merubahnya dengan setting advanced kalau sudah ada waktu.
Read On

Sang Penyelamat DATA di Saat Darurat

07.05.00

Data penting hilang?......................
Jangan panik! File data belum hilang selamanya. Program restorasi data bisa mendapatkannya kembali untuk Anda, program mana saja yang dapat Anda percayakan sebagai Sang penyelamat saat kondisi darurat tersebut.

Ribuan file terhapus setiap tahunnya ketika kita menekan tombol [Del] dan terlanjur mengonfirmasikannya dengan [En­ter]. Di antara "korbannya" ada­lah folder foto-foto liburan, pesta keluarga, atau berbagai dokumen pen­ting lainnya. Kehilangan data terjadi jika Recycle Bin dikosongkan atau dikonfigurasi agar di-bypass Recycle Bin untuk penghapusan otomatis.
Untuk kasus seperti itu atau kasus yang lebih berat lainnya, hanya ada satu jenis program yang bisa menyelamatkan Anda, yaiu program restorasi data. Jangan salah memilih karena proses penyelamatan data adalah proses yang tidak sederhana.Tujuh peserta program restorasi data melalui serangkaian skenario penyelamatan data mulai dari res­torasi dengan tingkat kesulitan termudah hingga yang tersukar.

Dengan pengujian termudah. Anda telah menghapus sebuah file, lalu mengosongkan Recycle Bin, dan menyadari bahwa file tersebut masih dibutuhkan. Bagi program restorasi data, kasus ini terbilang mudah karena sistem file tidak menghapus file tersebut secara fisik, melainkan hanya menandai dalam ta­bel file (MFT) bahwa file tersebut telah dihapus. Entri-entri lain dalam tabel, seperti ukuran file, nama, format, dan lokasi pada cluster, tidak berubah. Program restorasi hanya perlu menghilangkan tanda "telah dihapus" tersebut dan file pun kembali tam­pak bagi Windows.

Tidak mengherankan, semua program dapat mengatasi masalah ini dengan baik. Sekitar 6.200 foto yang terhapus dapat diselamatkan 100% oleh semua program. Untuk kasus ini, cukup gunakan freeware Recuva atau PC Inspector File Recovery.

Kasus file hilang: Tidak semua program sukses.

Kasus hilangnya file lebih sukar diatasi daripada kasus terhapusnya file. Hilang di sini berarti sistem file lain telah menimpa en­tri tersebut dalam tabel. Ini biasa terjadi jika data sudah lama terhapus atau kapasitas media penyimpanannya terbatas, seperti pada USB Flash Drive (UFD) atau smart card.

Pada file-file yang hilang, program restorasi harus menguasai fungsi deep scan atau RAW scan. Scan butuh waktu lama karena program memeriksa seluruh par­ti­si un­­tuk mene­mukan file yang hi­lang berdasarkan ciri-cirinya.

Skenario ini "memakan kor­ban"program se­per­ti Disk Doct­ors Undelete dan O&O UnErase yang tidak memiliki fungsi RAW scan. Adapun program lain yang memiliki fungsi tersebut tidak menemui masalah berarti saat mencoba menemukan file yang hilang. Namun, perbeda­an mencolok saat melakukan RAW scan juga terlihat antara Stellar Phoenix Windows Data Recovery dan File Recovery Professional (pemenang tes). Apabila Data Recovery membutuhkan waktu sekitar 50 menit pada partisi NTFS kecil (5 GB), maka File Recovery hanya butuh 2 menit. Untuk men-scan hard disk berukuran Terabyte, Windows Data Recovery bahkan butuh waktu seharian.

Kelemahan di atas dikompensasi Stellar Phoenix dengan menyodorkan fungsi-fungsi restorasi yang menarik, misalnya pada file yang tidak lengkap, pengguna dapat mendefinisikan ulang ukuran atau menulis ulang header untuk memberikan format file yang tepat. Meskipun terde­ngar rumit, praktiknya lebih mudah karena program tersebut telah menyertakan profil-profil populer, misalnya JPEG, yang siap pakai.

Pada media UFD dan smart card, program GetData Recover My Files memiliki masalah serius. Untuk setiap file yang te­lah diselamatkan, program menunjukkan ukuran satu MB. Ini tentu saja tidak benar, karena file JPEG yang ada mak­simal hanya berukuran 200 KB.

Partisi terhapus: Tantangan berat untuk program restorasi.

Biasanya, saat sistem dibersihkan dari berbagai entri dan file sampah, risiko ter­hapusnya data sangatlah tinggi. Selain ter­hapusnya data, risiko terhapusnya partisi juga meningkat saat bersih-bersih sistem dilakukan. Kini, program restorasi memiliki tugas merestorasi data dari sebuah partisi yang terhapus. Cara termudah adalah melalui sebuah fungsi yang mencari file-file yang hilang di luar drive tersebut. Ini misalnya dilakukan oleh PC Inspector dengan tekan tombol.

Namun cara mudah ini hanya berfungsi, bila partisi yang terhapus tidak tertutup oleh sebuah partisi baru. Apabila tertutup partisi baru, program harus mencari boot sector yang belum tertimpa dari partisi yang hilang pada seluruh hard disk. Soalnya dalam boot sector tersimpan semua info penting mengenai sistem file yang lama dan tabel file.

Image

DISK DOCTORS UNDELETE - Cukup menonjol pada fungsi restorasi partisinya.

Tugas khusus ini paling baik dilakukan Disc Doctors Undelete. Pada pengujian, program ini mencari 5 partisi yang terhapus. Kegagalan restorasi terjadi karena terhalang oleh partisi yang baru diformat. Sektor bootnya telah tertimpa dan tabel filenya yang berbeda dengan partisi yang terhapus, tidak berisi informasi mengenai file-file yang hilang.

Di sini, Windows Data recovery dan Recover My File bekerja paling efektif. Walau pun hanya menemukan empat (4) partisi hilang, program dapat menemukan data lama pada partisi yang baru diformat de­ngan fungsi RAW scan tanpa masalah.
Sistem file NTFS memberi tantangan baru karena file-filenya yang dapat dikompresi dan dienkripsi. Program restorasi harus dapat membedakan (menandai) file-file tersebut. Jika tidak, restorasi data pada sistem NTFS akan sia-sia saja. Selain File Recovery Pro­fessional, hanya O&O UnErase yang berhasil merestorasi file terenkripsi. Semua program lainnya hanya mampu menangani file terkompresi. PC Inspector bahkan tidak mendukung keduanya.

Yang tidak dimiliki oleh semua program restorasi adalah sebuah media penye­lamat bootable untuk mengakses hard disk saat sistem crash. Mereka hanya menyediakan sebuah versi portabel yang di-start dari CD program. Versi ini dapat Anda gunakan, bila Anda mencari file yang terhapus pada partisi sistem. Dengan demikian Anda menghindari instalasi yang tidak perlu pada drive yang akan discan.

Semua program kompatibel dengan Windows Vista. Sebagai tambahan, agar program PC Inspector dan Disc Doctors Undelete juga berjalan tanpa masalah di Vista, nonaktifkan User Account Control. Disc Doctors juga punya kelemahan lainnya, yaitu selalu "ngotot" menyimpan file-file yang direstorasi pada direktori root partisi.

Program-program yang diuji pada umumnya relatif mudah digunakan. Kebanyakan telah menyertakan sebuah wizard (asisten) untuk memandu pemula dalam kasus-kasus rumit. Yang terbaik ditawarkan oleh File Recovery Pro yang hanya butuh tiga klik untuk merestorasi secara otomatis bagi Anda.

Serahkan kepada Ahlinya:Restorasi untuk Kasus Spesifik

Image

PARTITION FIND AND MOUNT Tidak hanya file, drive pun bisa hilang jika MBR-nya rusak. Kasus seperti ini bisa ditangani oleh freeware Partition Find and Mount yang men-scan media data untuk melacak partisi yang hilang dan mencoba membaca data-data dari partisi tersebut.

Info: http://findandmount.com

Image

TESTDISK/PHOTOREC Apabila ada tugas khusus, Anda perlu duo TestDisk dan PhotoRec. TestDisk dapat melacak partisi yang ditandai "hilang" dan menyingkirkan tanda tersebut. PhotoRec memiliki spesialisasi untuk merestorasi foto-foto yang terhapus dari media portabel seperti smart card. Sayangnya, pengoperasian program berbasis prompt DOS ini butuh adaptasi.
Info: www.cgsecurity.org

Image

ISOPUZZLE Untuk merestorasi data dari CD/DVD rusak atau kotor, dibutuhkan sebuah program khusus seperti IsoPuzzle. Program ini dapat menggabungkan hasil pembacaan CD/DVD rusak oleh beberapa burner ke dalam satu proses penyelamatan.

Info: www.geocities.com/marsoupilamis

RINGKASAN: PENYELAMAT DATA.

TIPS SAAT DARURAT

  • HINDARI AKSES TULIS - Bila Anda menduga hilangnya data, jangan tulis apa pun pada drive tersebut! Segera jalankan program restorasi dan simpan file yang telah direstore pada sebuah media eksternal.
  • TIDAK MENG-INSTALL APA PUN - Jangan meng-install program restorasi data pada partisi yang ingin diselamat­kan datanya. Gunakan versi portabel dari program restorasi data tersebut.
  • KERUSAKAN HARDWARE - Apabila hard disk berbunyi "klak", kemungkinan besar motor atau spindle-nya telah rusak. Program restorasi tidak berdaya, karena setiap akses pada hard disk hanya akan merusak lebih banyak. Dalam kondisi seperti ini, serah­kan perbaikan hard disk ke teknisi profesional.

PARA PEMENANG

FILE RECOVERY PROFESSIONAL
Mudah, cepat, dan "manjur" me­restorasi data adalah keunggulannya. Hebatnya lagi, cu­kup dengan tiga kali klik, File Recovery dapat meres­torasi file yang diduga te­lah hilang selamanya.
Harga: sekitar US$ 100

RECUVA

Image

download recuva

Freeware kemampuannya ti­dak kalah dibandingkan program ko­mersial ini me­ngandalkan fungsi deep scan dalam merestorasi file. Sa­yangnya, dalam mengatasi kasus partisi yang ter­hapus dan restorasi file-file yang terenkripsi, freeware ini tidak dapat berbuat banyak.
Harga: Gratis

KESIMPULAN

Program restorasi data dalam situasi darurat harus sanggup meladeni semua tingkatan pengguna (awam hingga mahir). Pemenang tes, File Recovery Professional, meskipun tidak murah (sekitar US$ 100), adalah satu-satunya program yang dapat mengatasi semua skenario penyelamatan. Selain itu wizard terintegrasinya juga sangat intuitif. Untuk kasus ringan, freeware Recuva dengan fungsi deep scan-nya sudah sangat memadai.

Image

sumber chip online


Read On

Mempercepat Koneksi Internet Dengan GPedit

15.00.00

Pada dasarnya OS windows sudah membatasi bandwidth untuk koneksi internet sebanyak 20% dari total bandwidth yang seharusnya bisa maksimal, so.. jka anda ingin menambah bandwidth internet supaya koneksinya terasa lebih cepat dan kencang bisa dengan cara mengurangi atau mengosongkan batasan bandwidth tersebut supaya pada Windows kita bisa maksimal dalam menggunakan bandwidth yang sudah ada.

Ikuti petunjuknya seperti dibawah ini :

  1. Klik Start
  2. Klik Run
  3. Ketik gpedit.msc
  4. kemudian klik Ok
  5. Setelah masuk klik Administrative Templates
  6. kemudian Klik Network
  7. setelah terbuka klik QoS Packet scheduler
  8. kemudian klik Limit Reservable Bandwidth
  9. Dan setelah terbuka ubah setting menjadi Enable
  10. Kemudian ubah Bandwidth Limitnya menjadi 0
  11. Klik Apply,ok
  12. Kemudian keluar dan Restart komputer

***
ikuti tanda bintang pada gambar

Sekarang Compie kamu akan terasa lebih cepat koneksinya

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat

Read On

Cara Nyedot Bandwith Saat Browsing

21.16.00

Buka Mozila Firefox anda

Pada Address Bar Ketik :
ABOUT:CONFIG [ENTER]

Cari :

NETWORK.HTTP.PIPELINING
Klik 2X Sehingga Menjadi TRUE


NETWORK.HTTP.PIPELINING.MAXREQUESTS
Klik 2X Kemudian Ganti Angka 0 atau angka 4 Dengan 64


NETWORK.HTTP.PROXY.PIPELINING
Klik 2X Sehingga Menjadi TRUE

Klik Kiri 1X Dimana Saja,
Kemudian Klik Kanan --> NEW --> INTEGER
Ketik :
NGLAYOUT.INITIALPAINT.DELAY
Beri Nilai 0

NETWORK.PROXY.SHARE_PROXY_SETTINGS
Klik 2X Sehingga Menjadi FALSE

Kemudian REFRESH atau Tekan F5

Pada Address Bar Ketik :
ABOUT:BLANK

Klik Menu TOOLS --OPTIONS --WEB FEATURES
Pastikan Option :
ALLOW WEB SITES TO INSTALL SOFTWARE
Dalam Keadaan Aktif
Bila Belum Aktif, Klik Tanda Check Box Untuk
Mengaktifkan
Kemudian Tekan OK Lalu REFRESH ( F5 )

Masuk Ke Link Ini :

https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/125?id=125&application=firefox
Kemudian Klik INSTALL Untuk Menginstall
SwitchProxy Tool Versi 1.3.4

Setelah Selesai Jangan Tekan Tombol UPDATE, Tapi
Klik Tanda X Yang Ada Di Pojok Kanan Atas Dari POP
UP Window Yang Muncul

Tutup Semua Browser Mozilla FireFox, Kemudian Buka
Lagi Untuk Mengaktifkan
Software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4 Yang Sudah
Di Install Tadi

Kalo Instalasi Sukses, Akan Muncul Toolbar
Tambahan Di Bawah Toolbar Navigasi & Address Bar.

Kemudian Kembalikan lagi settingan firefox
Pada Address Bar Ketik :
ABOUT:BLANK

Klik Menu TOOLS --OPTIONS --WEB FEATURES
Option :
ALLOW WEB SITES TO INSTALL SOFTWARE
Non aktifkan kembali
(hal ini untuk mencegah spyware menyusup ke browser anda)

Catatan
Software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4 Ini Selain
Untuk Mengganti Proxy Secara Otomatis Di Browser
Mozilla FireFox, Engine-nya Juga Berpengaruh
Terhadap Kecepatan Koneksi Internet


--------------------------------------------------------
Pada Windows :
Selanjutnya Aktifkan Software CMD.EXE Yang Berada
Di Folder :
C:\WINDOWS\SYSTEM32
Pada DOS Prompt, Ketik Perintah :
PING -T LOCALHOST
Biarkan Status Koneksi Jaringan Terus Berjalan
Secara Otomatis
( Untuk Menghentikannya Tekan CTRL C )
--------------------------------------------------------
Pada Linux
Buka Terminal anda
kemudian ketik PING -T localhost
Biarkan Status Koneksi Jaringan Terus Berjalan
Secara Otomatis
( Untuk Menghentikannya Tekan CTRL C )
--------------------------------------------------------

note...

jika anda menggunakan pada kost dan berbagi bandwith dengan teman anda cepatlah gunakan sebelum teman anda lebih dahulu menggunakan.....!!!

THX..

Read On

Mempercepat Kinerja Windows

02.23.00
Image

Apabila PC sudah begitu lama digunakan, Anda harus membersihkannya. Sampah-sampah PC harus dibuang untuk mengatasi "kemacetan" sistem sehingga Windows bisa kembali memiliki kinerja yang top.

Saat komputer baru di-install sistem operasi, kinerjanya tentu sangat bagus. Komputer dapat ber­jalan cepat dan program bisa langsung terbuka. Demikian juga dengan koneksi Internet. Setelah beberapa bulan digunakan, proses booting terasa lama, window tidak lang­sung terbuka, dan komputer sering crash. Hal ini tidak boleh berlangsung terus-menerus.

1. Membersihkan Hard Disk

Seiring berjalannya waktu, hard disk menyimpan banyak sampah. Isinya tidak hanya video dan MP3. File-file yang tidak jelas asal-usulnya, seperti temporary file dan sampah-sampah lainnya turut "meng­inap" di dalamnya. Hasilnya, kapasitas hard disk menyusut. Proses backup atau defragment juga menjadi semakin lama. Memang, semua sampah tersebut dapat dibersihkan. Namun, tidak semudah yang Anda bayangkan karena sampah-sampah ini menyebar dan harus dicari satu per satu. Untuk itu, Anda dapat menggunakan program khusus seperti HDCleaner. Tool ini akan mencari data, file DLL, dan link yang tidak diperlukan dalam hard disk lalu menghapusnya.

Beginilah cara untuk membersihkannya. Konfigurasikan semua option dalam area "Clean Hard Drive | Choose Hard disk". Pilih semua drive. Selanjutnya, pada "Clean Hard Drive | Start", pilih "List found files after scan" dan klik "Scan Now". Tidak lama window akan menampilkan semua file yang ditemukan. Kirim file-file ini ke Recycle Bin dan kosongkan Recycle Bin. Jika Anda ingin mencari file-file duplikat, sebaiknya Anda batasi pencariannya. Anda bisa mengatur tool ini untuk mencari file berdasarkan nama atau ukuran tertentu.

Setelah menghapus file DLL yang kurang penting dan link-link yang mati, guna­kan tool JKDefrag (www.emro.nl/freeware). Program ini akan men-defrag hard disk. Aplikasi ini tidak perlu di-install. Anda cukup menjalankan file EXE. Pilih "General | Analyze, defragment and fast optimization". Pilih checkbox di samping "Select Drive" dan klik tombol "Start".

2. Membersihkan Racun dari Komputer

Apabila PC terkena virus dan trojan, bia­sanya komputer berjalan sangat lambat. Penyusup ini akan mengirim info ke Internet tanpa diminta, memblokir Internet, dan menghabiskan resource PC. Tentu saja penyebab kemacetan ini harus dibuang dari sistem. Langkah pertama adalah selalu menggunakan antivirus yang up-to-date. Melakukan update setiap hari menjadi sebuah keharusan. Untuk itu, gunakan tool SpyBot Search&Destroy (www.safer-networking.org). Tool ini akan mencari malware dan spyware dan dapat dijadikan pelengkap antivirus yang hanya membersihkan virus dan trojan.
Saat di-install, program akan menyimpan sebuah backup registry. File ini berguna untuk proses recovery dalam kondisi darurat. Jalankan proses pemeriksaan dengan mengklik "Check for Problems" dan tunggu apakah tool menemukan sesuatu di PC. Jika ditemukan, hapus de­ngan mengklik "Fix Selected Problems".
Namun, hati-hati menggunakan tool ini. Sebaiknya matikan fungsi Auto Start pada SpyBot dan aktifkan secara manual saja. Jika tidak, tool akan menampilkan pesan bahwa sistem telah berubah. Proses ini akan memperlambat kerja komputer. Setting ini dapat diubah melalui menu "Modes | Advanced Modes | Settings | Settings | Automations".

Image

LEBIH CEPAT TANPA MALWARE - Tool SpyBot Search&Destroy melindungi Internet Explorer dan Firefox dari para penyusup.

3. Membersihkan Folder Startup

Saat Windows mulai berjalan, memang lebih nyaman apabila program seperti e-mail client, messenger, dan browser ikut terbuka. Namun, dengan keadaan seperti itu, proses booting menjadi lebih lama. Oleh sebab itu, program-program yang tidak dibutuhkan sebaiknya dibersihkan dari folder Startup. Semakin sedikit tool yang dijalankan, semakin cepat Windows terbuka.
Aplikasi AutoRuns (www.microsoft.com) akan membuat daftar dari semua program yang di-load saat booting. Namun hati-hati, nonaktifkan hanya program-program yang memang tidak diperlukan pada saat booting. Misalnya, Skype yang dapat dijalankan secara manual saja. Sebaliknya, program Explorer.exe yang juga muncul dalam AutoRun sebaiknya tidak disentuh. Aplikasi yang sangat memperlambat sistem seperti Word, Photoshop Elements, Adobe Reader, iTunes, atau Nero ShowTime Real Player 10.5 Gold, sebaiknya dihapus dari Startup. Program-program berat ini lebih baik Anda jalankan sendiri.

4. Mengoptimalkan Software

Terlalu banyak koki, adonan kue pun bisa tidak jadi. Hal ini juga berlaku bagi software. Semakin banyak program yang di-install, sistem menjadi semakin repot. Semakin dalam program terikat dengan Windows, semakin besar resource yang digunakan. Penggunaan tools portabel yang sebenarnya dirancang untuk USB flash disk merupakan sebuah solusi agar kinerja komputer lebih cepat. Tools ini tidak membutuhkan instalasi. Apabila shortcut untuk tool ini disimpan pada menu "Start" ataupun "Quick Launch", Kinerjanya bisa secepat program yang di-install secara normal.

Website www.portableapps.com menawarkan sederetan tool yang bermanfaat dan tidak membebani komputer Anda. Sebagai contoh, program Gimp merupakan alternatif yang baik untuk mengedit gambar. Jadi, Anda tidak perlu lagi meng­install paket GTK Toolkit yang besar untuk meng-install editor foto ini.

Foxit Reader (www.foxitsoftware.com) memang tidak portabel. Namun, ukurannya jauh lebih ramping dari program sejenisnya. Saat diuji, program ini mengalahkan PDF Viewer dari Adobe dalam hal kinerja. Saat melakukan scroll­ing pada sebuah ebook, program alternatif ini hanya membutuhkan 10 persen dari kinerja prosesor dan sekitar 5 MB RAM. Sementara itu, program Adobe membutuhkan sampai 50 persen kinerja dan menyedot sekitar 20 MB RAM.
ALTERNATIF YANG RAMPING - Foxit Reader dapat membuka PDF dengan cepat daripada Adobe Reader dan menawarkan sebuah fungsi praktis untuk memberikan komentar pada dokumen.

5. Mengaktualkan Program

Software yang di-update akan mendapatkan fungsi baru dan berjalan lebih cepat. Manfaat lainnya, lubang-lubang kea­man­an dapat teratasi. Oleh sebab itu, sebaik­nya selalu update program dengan versi yang terbaru. Kini, banyak aplikasi yang menawarkan fungsi update otomatis.

Untuk itu, tersedia tool UpdateStar (www.updatestar.com). Program ini akan mencari semua sofware pada PC. Selanjutnya, tool ini akan menunjukkan versi program yang ada pada komputer Anda. Dengan mengklik tombol "Download", Anda akan dibawa ke website produsen untuk men-download driver terbarunya. Sama seperti tool lainnya, sebaiknya nonaktifkan fungsi auto start tool ini melalui "Settings | Other | Launch at Windows Startup" dan cari update secara manual. Apabila tidak, tool ini akan selalu menampilkan pesan.

Image

SELALU AKTUAL - UpdateStar akan membuat daftar semua program yang belum di-update pada komputer. Update akan di-download dengan mudah melalui link.

6. Membuang Software Yang Tidak Diperlukan

Versi trial program foto Anda sudah lama kadaluarsa dan freeware untuk mengedit musik tidak lagi digunakan pada komputer. Sebaiknya, program-program ini dihapus saja dari komputer. Software yang tidak diperlukan ini hanya akan membebani komputer.

Langkah pertama adalah membuang software yang tidak diperlukan melalui Control Panel. Sayangnya, masih ada program-program yang tidak dilengkapi de­ngan fungsi uninstall yang baik sehingga tidak mau dihapus dari komputer. Dari tes yang dilakukan, Revo Uninstaller (www.revouninstaller.com) merupakan tool uninstall yang lebih baik dari Windows. Tool ini menampilkan semua program yang ter-install dan membuang program-program yang "keras kepala" dengan mengklik-kanan icon program atau melalui tombol "uninstall". Setelah itu, Revo akan mencari software yang masih tertinggal pada PC. Namun hati-hati, periksa apa saja yang dihapus oleh program ini. Jika bukan termasuk program yang tidak dibutuhkan, sebaik­nya jangan dihapus.

Apabila Revo tidak berhasil juga, folder instalasi program harus dihapus secara manual. Pastikan sebelumnya bahwa program tidak terdapat dalam foder Startup. Jika ada, hapus program tersebut beserta seluruh folder program. Terakhir, Anda masih perlu membersihkan registry dari sampah-sampah yang tidak diperlukan, seperti yang dijelaskan sebelumnya.

7. Merapikan Registry

Windows akan mengenali semua program yang ter-install dengan menyimpan data di registry. Apabila program dihapus, ideal­nya sistem menghapus registry-nya dari database. Namun, terkadang en­try ini harus dihapus secara manual agar registry menjadi lebih ramping. Artinya, sistem menjadi lebih bersih dan terhindar dari crash. Langkah ini dapat dilakukan de­ngan tool CCleaner (www.ccleaner.com).
Setelah menjalankan program ini, klik "Registry", aktifkan semua option dari menu "Registry Integrity", dan lanjutkan de­ngan mengklik "Scan for Issues". Program akan menampilkan semua entry yang tidak diperlukan. Hapus entry dari registry dengan mengklik "Fix selected issues". Tool ini juga dapat memberikan sedikit penjelasan mengenai masalah yang ditemukan beserta alasan mengapa harus dihapus.

Image

KOMPUTER LEBIH RAPI
CCleaner akan mencari semua yang tidak diperlukan dan membersihkan registry dari entry program yang tidak terbuang selu­ruhnya.

8 Merampingkan Huruf

Kartu selamat ulang tahun harus terlihat menarik sehingga Anda bisa meng-install jenis huruf (font) baru. Walaupun berukuran kecil, file-file huruf akan bertambah besar apabila sering di-install sehingga memperlambat startup sistem. Anda perlu melakukan pembersihan. Langkah terbaik adalah dengan membuat CD backup yang menyimpan semua jenis huruf.
Langkah menghapusnya sebagai berikut. Coba lihat-lihat huruf yang tersimpan dalam folder "C:\WINDOWS\Fonts". Anda dapat melihat preview-nya dengan mengklik ganda. Lebih cepat apabila menggunakan tool Opcion Font Viewer (http://opcion.sourceforge.net). Tool ini akan menampilkan semua huruf secara cepat. Untuk menghapus huruf, tarik huruf ke Recycle Bin.

TIPS KECIL: Sebaiknya selalu periksa folder "Font". Beberapa program bisa menambahkan jenis huruf saat di-install. Walaupun programnya sudah di-uninstall, tetapi huruf masih tetap tersimpan.

9 Mempercepat Media Player

Untuk melihat klip di Internet atau mendengar musik di komputer lokal, dibutuhkan sebuah multimedia player. Media Player yang menjadi standar Windows biasanya tidak memadai karena klip yang banyak beredar di Internet tersedia dalam format MOV atau streaming Real Player yang tidak dapat diputar dengan "Microsoft Jukebox" ini. Oleh sebab itu, pengguna akan meng-install QuickTime dan Real Player. Kedua tool ini kurang begitu memuaskan dalam hal kinerja maupun keamanannya, terutama player dari Apple yang sangat tidak aman apabila berjalan di PC Windows. Namun, sekarang tersedia tool yang ramping dengan kinerja bagus untuk melakukan tugas-tugas ini. Anda dapat menemukan QuickTime Alternative dan Real Alternative pada www.codecpackguide.com. Praktisnya, instalasi Real Alternative akan membuang Real yang asli dari PC Anda. Anda juga bisa mengganti Windows Media Player dengan Media Player Classic (www.sourceforge.net). Di sini, tidak diperlukan sebuah instalasi, cukup dengan menjalankan file EXE untuk menonton film atau mendengar musik.

Kebanyakan komputer biasanya berjalan sedikit lambat apabila memutar video resolusi tinggi, tidak peduli seberapa hemat resource yang digunakan. Sebuah trik kecil dapat membantu, tetapi harus dilakukan secara hati-hati, yaitu mematikan antivirus. Jadi, antivirus tidak melakukan scan untuk mencari virus pada file yang besar ini sehingga kinerja CPU akan lebih cepat.

Namun, perhatikan agar PC tidak terkoneksi ke Internet. Idealnya, PC tidak terhubung ke jaringan dengan mencabut kabelnya atau mematikan WLAN-Modem sehingga film dapat berjalan mulus. Sebelum Anda terhubung ke Internet lagi, ja­ngan lupa untuk mengaktifkan antivirus.

Image
ALTERNATIF LEBIH CEPAT - Media Player Classic berjalan lebih cepat daripada Windows Media Player dan menawarkan feature yang tidak kalah dari aslinya.

10. Memeriksa Driver

Driver merupakan masalah klasik. Scanner yang dibeli dari toko komputer terkadang tetap tidak berfungsi walaupun sudah meng-install lima driver yang berbeda. Tidak jarang pengguna lupa untuk membuang driver tersebut, walaupun sudah meng-install versi yang baru. Memang, akibatnya tidak berdampak signifikan pada kinerja sistem, tetapi semakin lama membuat Windows berjalan lebih lambat. Untuk mengatasinya, lakukan cara berikut:
Buka menu "Control Panel | System | Advanced | Environment Variables | Sys­tem Variables" dan berikan sebuah variabel baru dengan value "1" dan dengan nama "devmgr_show_nonpresent_devices". Konfirmasikan entry ini dengan "OK" dan buka Device Manager. Ubah "View" agar Windows juga menampilkan hidden device. Semua driver yang tidak diperlukan lagi akan ditampilkan setengah transparan. Namun, perhatikan agar tidak meng­hapus driver USB hard disk atau digital kamera yang tidak terhubung. Informasi mengenai masing-masing driver dapat dilihat melalui "Settings" dengan mengklik kanan device. Untuk melancarkan kinerja sistem, hapus driver tersebut dengan mengklik "Uninstall". Hal ini akan membuat komputer berjalan lebih cepat.

thnx, semoga bermanfaat.
Read On

Duel: XP Lawan Vista

01.45.00
Windows XP masih memiliki pengguna setia. Vista pun terus berusaha menarik perhatian pengguna PC.

Windows XP memang sudah di akhir hayat. Penggantinya adalah Vista. Namun, masih banyak pengguna XP yang belum (tidak mau) beralih ke Vista. Bahkan, Microsoft belum lama ini malah mengeluarkan sebuah update lengkap untuk XP. Alasan klasik Microsoft adalah ingin memberi kesempatan kepada perusahaan-perusahaan untuk terus menggunakan XP. Me­ngapa XP masih banyak peminatnya? Mengapa juga banyak pengguna PC yang tidak mau menggunakan Vista?

Untuk mengetahui jawabannya dari sisi pengguna, duel antara XP dengan SP3 dan Vista dengan SP1-nya. Kedua sistem operasi tersebut akan diukur kekuatannya. Keduanya harus menunjukkan bahwa mereka tidak hanya cepat menarik perhatian saja, tetapi juga cepat menyelesaikan semua tugas yang diberikan.
Dalam "pertandingan" ini, keduanya harus menyelesaikan bahaya Internet. Setiap hardware dan software juga harus kompatibel dengan kedua sistem operasi. Masalah ini merupakan masalah tersulit dalam tes. Di lab banyak perangkat tidak berfungsi di Vista.

Kinerja: XP start lebih cepat, Vista berkutat dengan Aero

Anda ingin bekerja pada komputer tetapi tidak ingin membuang waktu hanya untuk menunggu proses booting setelah menekan tombol "On" di CPU? Oleh karena itu, kategori pertama yang harus dibuktikan adalah waktu yang dibutuhkan untuk menjalankan proses-proses tertentu dalam di Windows.

Dalam pengujian ini, Pertama, tes dilakukan pada PC yang sama. Kedua, berdasarkan teori, XP dirancang untuk PC yang lebih lemah sehingga harus diuji pada PC berkinerja lebih rendah.
pememilih yang pertama (tidak masalah apakah pengujian dilakukan pada PC baru dan Windows lama). hal terpenting adalah perbanding­an langsung kedua sistem. instalasikan XP dan Vista masing-masing pada sebuah PC Intel Core 2 Duo 2,4 GHz de­ngan 2 GB RAM.

PROSES BOOTING: Di sini perbedaannya hanya sedikit. Booting XP butuh 19 detik, dan Vista 23 detik. Demikian pula pada shutdown. XP 8 detik dan Vista 10 detik. Dalam mode "standby", kinerjanya hampir sama. Begitu juga jika dalam keadaan "idle", selisihnya hanya 1/10.

Selama beroperasi, Vista sedikit lebih lambat dari XP. Hal ini disebabkan oleh Aero, tampilan baru Vista dengan banyak pernak-pernik grafis. Sebagian besar kalkulasi Aero dilakukan oleh graphics card dan aplikasi yang ada harus kompatibel de­ngan DirectX 9. Jika tidak, Aero justru menghambat sistem. Masalah ini menambah semangat para penolak Vista karena XP justru berfungsi tanpa gangguan walaupun pada PC lama berkinerja rendah sekalipun.

START PROGRAM: Kedua sistem operasi sama cepat dalam menjalankan program ter-install. Untuk masalah ini Vista memiliki kelebihan, yaitu dengan penggunaan cache cerdas ReadyBoost. Bahkan, jika perlu Vista dapat menyimpan file yang sering digunakan pada sebuah USB flash disk. Dengan demikian, Vista tidak perlu lagi menyalin cache dari hard disk yang lambat ke dalam RAM. Vista bisa mendapatkannya lang­sung dari flash disk. Saat proses booting keduanya dilakukan, Vista sedikit lebih cepat dibanding XP. Dalam tes ini, dengan mengukur juga berapa lama waktu yang dibutuhkan Windows untuk membuka Pho­toshop. Ternyata, Vista lebih unggul de­ngan 9 detik dan XP 11 detik.

PROSES COPY: Sekitar 200 file harus di-copy oleh kedua sistem. Hasilnya, XP membutuhkan waktu 38 detik dan Vista 39 detik. Keduanya memperoleh nilai seri. Me­nurut Microsoft, para pengembang telah berupaya keras mempercepat Vista de­ngan SP1, walaupun tidak banyak hasilnya. Untuk proses copy, ternyata XP dan Vista sama cepat. Hasil seri juga didapat untuk operasi jaringan.

Image

SANGAT MEMBANTU - XP SP3 menampilkan lebih banyak informasi dan Help dalam Security Center.

Keamanan: Vista mengesalkan, XP lebih berisiko

Lebih dari 1100 update keamanan telah dikeluarkan sejak awal era XP. Karena sangat populer, sistem operasi Microsoft ini menjadi sasaran hacker nomor satu. Jelas, keamanan adalah kategori ke-2 terpenting bagi kedua sistem dalam tes.
USER ACCOUNT: "Hanya 12 celah keamanan yang ditemukan dalam Vista dalam 6 bulan pertama sejak kemunculannya," kata Jeff Jones, Security Strategy Director Microsoft Trustworthy Computing Group. Hal ini bisa terjadi akibat adanya feature keamanan baru di Vista.

Faktor utama keamanan ini sebenarnya terletak pada UAC (User Account Control). Dengan fasilitas ini, pengguna hanya memiliki akses terbatas pada sistem. Jadi, jika pengguna ingin menginstalasi sebuah program atau mengakses setting yang berhubungan dengan sistem, meng­update aplikasi, atau meng-copy patch keamanan, UAC akan memblokir PC. Pengguna terlebih dahulu secara eksplisit harus menyetujui tindakan yang akan dilakukan, baru kemudian mendapatkan hak akses penuh pada sistem. UAC juga sering memunculkan pesan-pesan keamanan yang kadang justru mengganggu pengguna Vista.

Berbeda dengan Windows XP. Pada XP, feature keamanan semacam itu tidak ada. Di XP, pengguna memiliki hak sistem secara penuh. Dengan demikian, semua program dapat berjalan di bawah account Anda. Kesimpulannya, Vista lebih mengesalkan pengguna dengan laporan-laporan UAC, tetapi mampu memberikan keamanan lebih besar. XP tidak seketat Vista. Namun, situasi ini bisa membuat peluang hacker untuk masuk ke dalam sistem.

FIREWALL: Apakah hacker atau malware bisa mendapat akses ke sistem melalui port-port yang terbuka dan seaman apa aplikasi yang berada di baliknya? Setelah proses instalasi kedua sistem operasi selesai, sistem langsung terproteksi dalam jaringan. Windows akan mengaktifkan beberapa layanan jaringan, termasuk firewall. Dengan demikian, layanan jaringan berfungsi baik, tetapi tidak bisa diakses dari luar (termasuk hacker). Hasil pemeriksaan dengan port scanner Nmap dapat menjelaskan keadaan sebenarnya. Kedua petarung telah siap menghadapi serangan jaringan.

ENKRIPSI: Apakah Anda sudah melindungi data di dalam notebook dengan baik sehingga bisa terbebas dari kasus pencurian data? Bahkan, jika notebook-nya tercuri sekalipun, data di dalamnya tetap tidak bisa dibaca. Untuk keamanan jenis ini, proteksi password saja tidak cukup. Melalui CD darurat sederhana (Vista PC atau Knoppix), hacker bisa saja mem-boot PC dan membaca data pada hard disk. Ia bahkan dapat membuat sebuah password baru dengan sebuah freeware sehingga bisa mendapat akses penuh pada sistem.

Pada Vista solusinya adalah enkripsi terintegrasi BitLocker yang dapat meng­enkripsi instalasi Windows. Bahkan, de­ngan Vista SP1, partisi lain juga dapat dienkripsi sehingga seluruh hard disk bisa dijaga. Sayangnya, fasilitas ini hanya tersedia dalam versi Ultimate yang mahal.

Vista Home Premier Edition dan XP tidak memiliki tool enkripsi. Anda perlu menggunakan software dari produsen lain, seperti DriveCrypt (www.securestar.com). Untuk masalah ini, Vista lebih unggul berkat BitLocker.

Image

CEPAT - Vista menawarkan sebuah pencarian realtime yang tidak hanya mencari dalam file-file lokal, tetapi juga untuk e-mail.

User Friendly: Vista sering gagal, XP kenal semua hardware

Proteksi virus dan kinerja Windows yang baik merupakan faktor idaman bagi pengguna PC. Namun, semua itu tetap belum lengkap jika sistem operasi tidak dapat dioperasikan dengan mudah.

FILE ADMINISTRATION: Untuk masalah pengelolaan file, tidak banyak hal yang ditunjukkan XP maupun Vista. File-file dapat disimpan dalam MyDocuments. Yang membedakan keduanya hanya pada fungsi pencarian file. Pada Vista, Anda bisa menemukan pencarian dengan indeks. Jadi, jika Anda memasukkan sebuah istilah ke dalam kolom "Search", Windows langsung me­nampilkan hasilnya. Bahkan, isi file-file office dan e-mail juga akan tertera dalam hasil pencarian. Pada Windows XP, hal ini masih membutuhkan bantuan tool lain, seperti Yahoo Desktop Search (http://us.config.toolbar.yahoo.com/yds).

GADGETS: Informasi-informasi terkini sebaiknya bisa diakses dan dibaca dengan mudah. Pada Vista, Anda bisa menggunakan Vista Sidebar. Dalam area di sisi layar, pengguna dapat membaca cuaca aktual, berita-berita terakhir, atau menuliskan catatan singkat. Sebuah gadget yang bagus.

Namun sayangnya, jika sebuah program dibuka, pengguna tidak dapat meng­akses sidebar melalui kombinasi tombol. Mereka harus menjangkaunya melalui taskbar atau desktop. Sampai saat ini, belum ada add-on yang tepat untuk sidebar. Jadi, jika sidebar tidak bisa diakses, sama saja dengan XP yang tidak memiliki sidebar. Software produsen lain seperti Google Sidebar yang tersedia gratis (http://desktop.google.com) justru lebih baik kinerjanya.

KOMPATIBILITAS: Apabila sebuah software tidak berfungsi di Vista, Vista menyediakan fungsi kompatibilitas yang dapat mensimulasikan XP. Teo­rinya seperti itu. Faktanya, program-program umum seperti tool audio WaveLab tetap tidak berfungsi dengan simulasi XP, walaupun sudah di-install service pack sekalipun.

Hal yang sama berlaku juga pada hardware. Untuk menginstalasi printer atau scanner lama di Vista dibutuhkan perjuangan yang panjang. Kenyataan yang ada, driver lama tidak kompatibel dengan Vista dan driver versi baru hanya tersedia untuk perangkat baru. Dengan begitu, perangkat lama tidak berfungsi di bawah Vis­ta. Inkompatibilitas hardware dan software tetap tidak teratasi dengan SP1. Jadi, dalam kompatibilitas, Vista kalah dari XP. Kesimpulan: Vista pemenangnya (walupun nilainya beda tipis). Sebagai saran, jika Anda menggunakan PC baru dengan komponen baru, sebaiknya gunakan Windows Vista.

Image

INFORMATIF - Sidebar Vista menampilkan banyak informasi penting sekali pandang.

KESIMPULAN

Vista pemenangnya. Hasil ini tentu me­nge­jutkan banyak orang. Kini, bila Anda memiliki PC yang cepat dengan hardware dan software terbaru, Vista bisa menjadi pilihan utama. Walaupun fasilitas UAC sering mengesalkan, tetapi Vista menawarkan keamanan lebih baik dibanding XP. Bagaimana dengan Windows XP? Pengguna dengan PC atau notebook yang lebih lambat, tampaknya akan cocok dengan XP. Ia tidak hanya lebih cepat, tetapi juga tidak menimbulkan masalah pada hardware dan software.


Read On