Windows 7: Seventh Heaven bagi Microsoft?

01.26.00
Sejumlah kritikan yang dialamatkan pada Vista direspons Microsoft dengan mengembangkan sistem operasi lanjutan, Windows 7. Seperti apakah sistem operasi yang diharapkan selesai dalam waktu satu setengah tahun ini?

Tanggal 30 Juni lalu menjadi akhir dari sebuah era di Microsoft. Hari itu merupakan hari kerja Bill Gates yang terakhir. Salah satu pendiri dan visio­ner perusahaan raksasa ini sudah meng­­­umumkan rencana pengunduran dirinya beberapa tahun lalu dan baru pada tanggal itulah dapat terlaksana. Gates masih tetap berada da­lam lingkungan manajemen (di sam­ping tetap menjadi pemegang saham), tetapi tidak lagi direpotkan dengan urusan operasional perusahaan.

Sebagian pengamat menganggap momennya kurang tepat karena saat ini Mi­crosoft sedang gencar-gencarnya bersaing dengan para pesaingnya, termasuk dengan raksasa baru Google. Microsoft hanya mendapat peran marginal pada pasar yang (baru) digarapnya, seperti search engine, video portal, dan social network. Rencana akusisi Yahoo yang sebelumnya diharapkan bisa menjadi "doping" bagi Microsoft ternyata putus di tengah jalan. Selain paket MS Officenya, bisnis inti lainnya tidak berjalan mulus. Penjualan Vista terseret-seret. Lebih parah lagi, sistem ini banyak dikeluhkan oleh pengguna.

Teka-teki Screenshot: Beta version pertama Windows 7

Namun, harapan tetap ada. Para pengembang di Redmond kini sedang berusaha menyelesaikan penerus Vista. Sistem bersandi Windows 7 tersebut direncanakan akan rampung pada awal 2010 nanti. Sis­tem baru ini dijanjikan akan lebih responsif daripada Vista, lebih hemat pemakaian memori, dan tidak terlalu menuntut PC berkinerja tinggi (seperti halnya Vista).

Di Internet telah beredar sebuah screen­shot dari Windows 7 yang menampilkan "smart control" untuk Media Player atau Photo Album. Namun, keaslian dari gambar tersebut masih diragukan. Beta version awal biasanya lebih difokuskan pada perubahan teknis pada kode pemrogramannya. Kemudian, disusul dengan modifikasi grafis pada tahap pengembangan selanjutnya. Jadi, Windows 7 seharusnya masih terlihat seperti Windows Vista.

Diperkirakan, Windows ini adalah sebuah beta version yang telah beredar di Internet sejak beberapa minggu lalu. Sis­tem ini dikenali sebagai sebuah “evaluation copy”, yaitu versi yang diberikan kepada pe­ngem­bang untuk dinilai dan diuji. Selain itu, Windows 7 versi ini menyediakan sebuah mekanisme pelaporan agar pengembang dapat mengirimkan pengalaman, per­mintaan, dan bug yang ditemukan pada Windows kepada Microsoft. Memang, ini tipikal dari sebuah beta version.

Dibandingkan Vista, ada satu hal menarik dari Windows 7 versi awal ini, yaitu PC dapat langsung terhubung ke workgroup dan jaringan saat prosesinstalasi. Setelah diinstall, start menu tampak lebih menarik de­ngan hadirnya “Windows Meeting Space” berdesain baru. Pusat pengendali yang bertujuan men-sharing dokumen dan folder secara peer-to-peer di Internet. Pengguna dapat berbagi foto, musik, dan file lainnya via web dengan pengguna lain yang telah ditentukan sebelumnya.
Untuk dapat menggunakan layanan ini, Anda harus melakukan registrasi. Untungnya, Microsoft tidak mewajibkan sebuah Windows Live ID bagi pengguna yang ingin menggunakan layanan tersebut. Langkah keterbukaan ini mungkin diambil sebagai bagian dari strategi pema­saran “Software as a Service” mereka yang dicetuskan CEO Microsoft Steve Ballmer. Nantinya, konsep ini menjadi model bisnis untuk penjualan software di masa depan. Pengguna tidak harus membeli dan menginstall-nya, tetapi cukup menjalankannya via browser secara online. Apabila layanannya berbayar, harganya ditentukan berdasarkan frekuensi pemakaian.

Image

INFO AWAL - Di Internet telah beredar screenshot dari penerus Vista, yaitu Windows 7. Sepertinya terlihat asli karena menampilkan informasi versi, lengkap dengan kode build dan expirenya.

Sistem kekebalan tubuh: Mengaktifkan alarm bila ditemukan celah keamanan

Perubahan dalam Start Menu menunjukkan bahwa pengembang Microsoft masih belum "puas dengan user interface Aero yang dipakai di Vista. Start menu Vista yang dinamis menampilkan program berdasarkan frekuensi pema­kaiannya. Pada Windows 7, tampilan aplikasi ini dapat "di­kunci" dengan pin. Jadi, program yang jarang dibuka juga dapat diakses dengan ce­pat. Microsoft pun memberikan kebebas­an bagi pengguna untuk mengatur desktop. Misalnya, mengganti ukuran jendela, font, atau background desktop.

Fasilitas baru Windows Health Center juga disisipkan Microsoft untuk me­nam­pilkan ringkasan singkat mengenai kondisi PC. Informasi singkat seperti apakah update sudah tersedia, user account mana yang memiliki akses tertentu, dan risiko apa yang sedang terjadi bisa didapatkan di sana. Apabila Windows menemukan adanya celah-celah keamanan, alarm pun akan segera diaktifkan. Recovery Center yang berfungsi untuk membuat dan meres­torasi backup juga semakin mudah digu­nakan.

Kesan pertama memang harus meyakinkan. Hal tersebut disadari oleh Microsoft yang ingin membayar "kesalahan-kesalahan" mereka di masa lalu, seperti masalah termin Vista dan kompatibilitas sistemnya. Bahkan, pada D6 Conference yang belum lama ini diselenggarakan oleh Wallstreet Journal, Bill Gates menegaskan bahwa mereka memiliki filosofi “Do things better”. Dengan Vista, kami siap membuka diri terhadap berbagai kemungkinan yang dapat dilakukan terhadapnya. Dengan kata lain, Windows 7 bukan hanya akan menjelma menjadi suatu sistem operasi baru, namun juga merupakan suatu "obat penawar" bagi pengguna Vista. Windows 7 merupakan langkah Microsoft untuk mem­buktikan diri bahwa perusahaan de­ngan 80.000 karyawan yang kerap dicap kurang fleksibel juga sanggup menghasilkan suatu produk yang inovatif.

Orang yang bertanggung jawab untuk proyek penyempurnaan Windows 7 adalah Steven Sinofsky yang sebelumnya sukses mempertahankan kejayaan Office. Ia pun berhasil menjalankan kembali apa yang selama ini tidak lagi dilakukan Mi­cro­soft, yaitu menawarkan versi baru ke pasaran dalam interval waktu yang teratur sekaligus mendapat respons yang baik dari konsumen. Sinofsky dikenal sebagai individu yang keras. Beberapa bulan setelah bergabung, ia mewajibkan "politik tutup mulut", terutama berkaitan dengan produk yang bakal dirilis. Minimal, selama berbagai fasilitasnya belum layak ditampilkan. Setelah bocornya informasi menge­nai Vista Service Pack 1 ke publik, Sinofsky memprotesnya melalui sebuah blog. Baginya, meskipun kesannya kaku dan kurang terbukan, perusahaan seharusnya tidak bersifat transparan. Ada hal-hal yang bisa dibuka, namun yang lainnya tetap rahasia. Sepertinya, fungsi-fungsi Windows 7 masih belum "matang" bagi Sinofsky.

Image

KESAN PERTAMA - Windows 7 menjanjikan proses instalasi yang lebih mudah (kiri). Polesan kecil pun dilakukan Microsoft pada interface Aero. Misalnya, mengunci sebuah aplikasi dengan menyediakan sebuh pin agar tidak bergeser dalam start menu (atas).

Gates dan Ballmer: Seputar Windows 7

Detail pertama seputar Windows 7 akhirnya mencuat. Kali ini bukan dari Beta-Version yang telah disebut di awal, melainkan dari sumber yang resmi. Bahkan, beberapa hari sebelum pengunduran dirinya, Bill Gates masih bercerita mengenai sistem operasi baru ini. Pada konferensi di Tokyo, Gates mengatakan bahwa pengembang mereka sedang giat-giatnya "merampingkan" Vista sekaligus mengoptimalkan pemakaian memorinya. Seperti diketahui, dua hal inilah yang menjadi kelemahan utama Vista. Interaksi di antara PC, notebook, dan perangkat mobile seperti ponsel pun dianggap penting oleh Gates. Oleh karena itu, layanan Live Mesh (lihat boks kanan) diduga juga akan diimplementasikan pada Windows 7. Asumsi ini didukung de­ngan kehadiran Windows Meeting Space dalam Windows (Beta-Version).

Pada D6 Conference, Ballmer dan Gates juga mendemokan dukungan teknologi layar sentuh pada penerus Windows Vista ini dalam program klasik Mi­crosoft “Paint”. Pada program yang akan disebut sebagai “Touchable Paint” ini, pengguna dapat langsung menggambar dengan menggunakan jarinya tanpa bantuan mouse. Sebenarnya teknologi ini te­lah diperkenalkan Microsoft tahun lalu dan tersembunyi di balik PC desktop “Surface”. Feature ini bukan hanya dirancang untuk menggambar. Dengan tambahan fungsi multitouch, pengguna pun dapat memindahkan file atau bermain game dengan jari. Ada tidaknya feature ini dalam Windows 7 masih perlu dikonfirmasi. Yang jelas, Steve Ballmer berjanji akan menghadirkan Windows 7 sebagai sistem operasi yang sarat feature. Target mereka adalah membuat sebuah komputer fantastis bersama partner (produsen hardware) mereka.

Adapun Steven Sinofsky tidak berkomentar banyak. Pengguna tidak perlu memikirkan masalah kompatibilitas pada sis­tem baru ini. “Aplikasi dan driver yang berjalan pada Vista, dijamin dapat berfungsi pada Windows 7”.
Namun, informasi yang simpang-siur seperti pada Vista masih tetap terasa. Pada suatu kesempatan, Gates pernah mengumumkan bahwa Windows 7 akan dirilis pada 2009 nanti. Saat dikonfirmasi seputar termin ini, Sinofsky hanya mengatakan bahwa jadwal rilis Windows 7 tetap seperti semula, yaitu tiga tahun setelah Vista. Dengan demikian, jadwalnya adalah pada Januari 2010.

Sistem baru ini akan diselesaikan oleh sekitar 2.000 pengembang. Sebuah Beta Version pertama untuk cakupan pengguna yang lebih besar diperkirakan akan siap pada akhir Oktober ini. Selanjutnya, pada ajang Professional Developers Conference di Los Angeles akan dilaksanakan pertemuan penting antarpengembang Windows. Sekitar 2.000 tester akan dikerahkan untuk melacak bug. Pada saat bersamaan, 260 klien utama di selu­ruh dunia akan memperoleh sebuah Test Version dari sistem operasi ini dalam suatu program Technology Adoption Program (TAP). Versi Beta dan Release Candidates akan menyusul tahun depan. Meskipun tahapan pengembangannya serupa, Mi­cro­soft berharap Windows 7 tidak lagi bernasib sama dengan Windows Vista.

Image

LAYAR SENTUH - Windows 7 akan memiliki dukungan terhadap fasilitas layar sentuh (touch screen). Nantinya, proses pemindahan file atau bermain piano bisa langsung Anda lakukan dengan memakai jari.
Read On

NVIDIA Quadro Terbaru untuk Industri

01.21.00

Pada tanggal 30 Maret 2009, NVIDIA meluncurkan graphic card terbaru untuk industri, NVIDIA Quadro. Seperti yang kita ketahui selama ini, NVIDIA selalu memperkenalkan graphic card untuk pengalaman bermain game secara maksimal. Kali ini perusahaan penghasil GPU ini memfokuskan produk mereka untuk kegiatan scientific dan professional engineering.

Image

Beberapa GPU yang diluncurkan NVIDIA, yaitu:

  • NVIDIA Quadro FX 5800 : GPU ini menjadi GPU pertama yang mengusung kecepatan memory 4 GB bagi kepentingan industri, ultra high end dan dibanderol dengan harga sekitar USD3100
  • NVIDA Quadro FX 4800 : mengusung kecepatan memory 1.5 GB , ultra high end dan dibanderol dengan harga sekitar USD1540
  • NVIDA Quadro FX 1800 : dibanderol sekitar USD 450
  • The Quadro NVS 295 : mendukung lebih dari 30-inch digital display sampai maksimum dan dibanderol dengan harga USD130


“Sekali lagi, NVIDIA telah membuat batasan standard performa grafik baru untuk desain produk yang professional dan komunitas development,” kata Laurent Laloy, Director 3DVIA User Experience. “Generasi terbaru dari solusi Quadro akan mengijinkan customer untuk mengendalikan inovasi dan disain dengan kualitas 3D visal yang baik.”

NVIDIA juga meluncurkan NVIDIA SLI Multi OS, suatu teknologi yang dapat memberikan keuntungan terbaik dari NVIDIA Quadro. Dengan menggunakan teknologi ini, pengguna dapat menggunakan multiple GPU Quadro hanya dengan sebuah workstation di dalam sebuah lingkungan virtual. Workstation yang berbasiskan NVIDIA Quadro sudah tersedia pada manufaktur sistem terkenal, seperti Dell, Fujitsu-Siemens, Hewlett-Packard, dan Lenovo.
Read On

Sensasi Baru Berseluncur di Internet dengan Safari 4

00.10.00

February 24, 2009. Apple mengumumkan peluncuran Safari 4 versi public beta untuk pengguna sistem operasi Mac dan Windows. Kali ini, Safari memiliki slogan “Browsing made beautiful. And smart”. Safari 4 menawarkan 150 feature termasuk beberapa feature baru yang inovatif dan menjadikan pengalaman berselancar di internet menjadi lebih intuitif dan menyenangkan.

Image

Beberapa feature unggulan Safari 4 :

  • Top Sites yang memungkinkan pengguna untuk menikmati preview website yang menakjubkan sekejap pandangan mata tanpa harus mengetik atau menggerakkan mouse. Preview ditampilkan dalam 24 gambar thumbnails dalam satu halaman. Website yang memiliki update artikel terbaru semenjak waktu terakhir Anda kunjungi akan memiliki Anda bintang di pojok kanan atas dari gambar thumbnail.
  • Cover Flow yang menawarkan tampilan memukau seperti yang digunakan dalam album arts di iTunes. Website yang telah Anda kunjungi termasuk daftar website yang dibookmark akan ditampilkan secara penuh seperti saat terakhir kali Anda mengunjunginya.
  • Full History Search yang memudahkan pencarian website yang pernah Anda kunjungi. Cukup dengan mengetikkan kata atau frase ke field History Search di Top Sites, semua daftar kemungkinan hasil pencarian akan ditampilkan. Anda bahkan dapat mencari semua hal yang ada di website yang pernah Anda kunjungi, baik itu teks maupun gambar. Hasil pencarian ditampilkan dengan Cover Flow.
  • Nitro Engine yang menjadikan Safari 4 sebagai salah satu browser tercepat di dunia, mengalahkan Firefox, dan Internet Explorer 7. Dari salah satu hasil tes dengan menggunakan iBench dan SunSpider, Safari 4 mengeksekusi JavaScript 30 kali lebih cepat dibandingkan Internet Explorer 7, 3 kali lebih cepat dibandingkan Firefox 3.
  • Windows Native Look and Feel sehingga pengguna sistem operasi Windows Vista atau Windows XP akan merasa tetap nyaman dan tidak asing karena Safari menggunakan tampilan yang mirip dengan windows.
Image

Dengan hadirnya Safari 4 yang memiliki segudang feature, pengguna akan semakin bebas untuk memilih browser yang paling canggih dan sesuai dengan kebutuhannya. Safari 4 versi public beta dapat Anda download langsung di website Apple.

download disini


thanx
Read On

Google Toolbar 6 Beta hadir untuk Internet Explorer

17.34.00

Image

February 24, 2009 - Google Inc. Setelah lebih dari 1 tahun dikembangkan, Google Toolbar 6 Beta untuk browser Internet Explorer akhirnya diluncurkan. Versi terbaru ini menawarkan beberapa feature baru yang membuat pencarian dan navigasi menjadi lebih cepat, mudah, serta efisien dibandingkan dengan versi terdahulu.

Beberapa feature unggulan Google Toolbar 6 Beta :

  • Quick Search Box yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pencarian dari luar browser cukup dengan melakukan klik pada logo Google yang terdapat pada taskbar (atau mengetik Ctrl + Space). Dengan semakin seringnya pengguna melakukan pencarian, Quick Search Box akan melakukan kustomisasi secara otomatis sesuai dengan pola pencarian. Sehingga, Anda hanya perlu mengetikkan sedikit karakter saat ingin melakukan pencarian.
  • Hasil pencarian dari Google ditampilkan pada Toolbar dengan saran pencarian yang semakin relevan. Saat melakukan pengetikan, toolbar ini akan langsung memunculkan saran pencarian, website dan bookmark yang mendekati kata kunci pencarian. Bahkan, feature ini memungkinkan pengguna untuk membuka aplikasi langsung dari search box.
  • Navigasi yang mempermudah pengguna untuk mengakses website favorit. Pengeditan website favorit dapat dilakukan dengan mudah. Semua hasil pengeditan disimpan di browser lokal pengguna sehingga data website favorit Anda tidak akan diketahui oleh Google.

Image


Google Toolbar 6 tersedia dalam 40 bahasa tapi sayangnya versi berbahasa Indonesia belum tersedia saat ini. Tim pengembang Google Toolbar berjanji akan terus mengeksplorasi ide-ide baru dan melakukan optimisasi untuk Quick Search Box agar dapat memberikan pengalaman pencarian yang terbaik bagi pengguna. Jika Anda ingin memberikan saran atau kritik, Anda dapat mengakses halaman http://www.google.com/support/toolbar/bin/request.py?contact_type=problem

download google toolbar

google toobar enterprise edition


Read On

NVIDIA Merilis Driver Terbaru Untuk Windows 7

17.18.00

Image

Pada tanggal 2 Maret 2009, NVIDIA salah satu produsen graphic card terbaik dunia, merilis driver terbaru untuk Windows 7 Beta. Driver terbaru ini sudah bisa di-download langsung dari website NVIDIA (http://www.NVIDIA.com/object/windows_7.html).

Dengan dirilisnya driver pertama NVIDIA GeForce untuk Windows 7, NVIDIA telah memenuhi keinginan ratusan ribu user yang ingin menggunakan Graphic Processor Unit (GPU) NVIDIA GeForce pada sistem operasi terbaru dari Microsoft. Selain itu, NVIDIA telah menyatakan komitmen mereka untuk terus melakukan update driver sampai perilisan Windows 7 versi final.

“Sejak dirilis bulan lalu, Windows 7 Beta telah digunakan oleh ratusan ribu pemilik NVIDIA GeForce yang tertarik akan peningkatan graphic pada sistem operasi terbaru ini,” ujar Ujesh Desai, Vice President GeForce Desktop Business NVIDIA.

Driver terbaru GeForce dengan versi 181.71 mendukung Windows Display Driver Model (WDDM) versi 1.1 buatan Microsoft. Dilengkapi dengan kekuatan NVIDIA DirectX 10, WDDM versi 1.1 akan memberikan sebuah pengalaman visual yang optimal di Windows 7. Dengan adanya driver ini, NVIDIA yakin akan terjadi peningkatan performa dan reliabilitas pada aplikasi 2D dan 3D.

“Kami mengharapkan semua kerja keras kami bersama Microsoft selama dua tahun belakangan akan segera terbayar untuk pemilik GeForce GPU saat Windows 7 secara resmi diluncurkan,” kata Dwight Diercks, Vice President Software Engineering NVIDIA. “Konsumen kami akan mendapatkan pengalaman yang lebih cepat dan lebih visual, dan dengan tambahan feature baru akselerasi GPU, termasuk DirectX, kami yakin Windows 7 akan berada dalam posisi yang memenuhi semua kebutuhan tersebut,”
Read On

Update Untuk Testing Windows 7

17.10.00

Pada tanggal 24 Februari 2009, Microsoft berencana untuk melakukan test update terhadap OS baru mereka, Microsoft Windows 7. Windows 7 adalah OS baru yang sedang dikembangkan oleh Microsoft yang dipercaya akan lebih cepat, mudah dioperasikan, dan memiliki tampilan baru. Versi beta Windows 7 sudah dirilis pada tanggal 7 Januari 2009 lalu, sehari lebih lama dari yang direncanakan.

Untuk tes update ini, Microsoft menawarkan lima update palsu kepada user. Dikatakan palsu karena update ini hanya tersedia untuk pengetesan saja, tanpa ada penambahan feature atau perbaikan. Selain itu, kelima update ini tidak akan terpakai pada saat versi final diluncurkan. Tes ini pun sebenarnya hanya dilakukan untuk menguji proses kelancaran saat update yang sebenarnya diluncurkan.

Tim Microsoft menjelaskan pada blog resmi mereka, apabila Anda sudah menggunakan Windows 7 Beta, Anda akan diberi tahu bahwa ada update baru yang tersedia, walaupun demikian update ini tidak akan ter-install secara otomatis. Anda harus melakukan install secara manual di Control Panel Windows Update. Jika Anda tidak ingin melakukan install update ini, Anda bisa klik kanan pada update dan pilih “Hide Update” untuk menghilangkan update ini dari list update yang tersedia. Dengan adanya tes update ini, diharapkan Windows 7 akan semakin sempurna.
Read On