Mempercepat Koneksi Internet Dengan GPedit
15.00.00Ikuti petunjuknya seperti dibawah ini :
- Klik Start
- Klik Run
- Ketik gpedit.msc
- kemudian klik Ok
- Setelah masuk klik Administrative Templates
- kemudian Klik Network
- setelah terbuka klik QoS Packet scheduler
- kemudian klik Limit Reservable Bandwidth
- Dan setelah terbuka ubah setting menjadi Enable
- Kemudian ubah Bandwidth Limitnya menjadi 0
- Klik Apply,ok
- Kemudian keluar dan Restart komputer
*** ikuti tanda bintang pada gambar
Sekarang Compie kamu akan terasa lebih cepat koneksinya
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat
Cara Nyedot Bandwith Saat Browsing
21.16.00Buka Mozila Firefox anda
Pada Address Bar Ketik :
ABOUT:CONFIG [ENTER]
Cari :
NETWORK.HTTP.PIPELINING
Klik 2X Sehingga Menjadi TRUE
NETWORK.HTTP.PIPELINING.MAXREQUESTS
Klik 2X Kemudian Ganti Angka 0 atau angka 4 Dengan 64
NETWORK.HTTP.PROXY.PIPELINING
Klik 2X Sehingga Menjadi TRUE
Klik Kiri 1X Dimana Saja,
Kemudian Klik Kanan --> NEW --> INTEGER
Ketik :
NGLAYOUT.INITIALPAINT.DELAY
Beri Nilai 0
NETWORK.PROXY.SHARE_PROXY_SETTINGS
Klik 2X Sehingga Menjadi FALSE
Kemudian REFRESH atau Tekan F5
Pada Address Bar Ketik :
ABOUT:BLANK
Klik Menu TOOLS --OPTIONS --WEB FEATURES
Pastikan Option :
ALLOW WEB SITES TO INSTALL SOFTWARE
Dalam Keadaan Aktif
Bila Belum Aktif, Klik Tanda Check Box Untuk
Mengaktifkan
Kemudian Tekan OK Lalu REFRESH ( F5 )
Masuk Ke Link Ini :
https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/125?id=125&application=firefox
Kemudian Klik INSTALL Untuk Menginstall
SwitchProxy Tool Versi 1.3.4
Setelah Selesai Jangan Tekan Tombol UPDATE, Tapi
Klik Tanda X Yang Ada Di Pojok Kanan Atas Dari POP
UP Window Yang Muncul
Tutup Semua Browser Mozilla FireFox, Kemudian Buka
Lagi Untuk Mengaktifkan
Software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4 Yang Sudah
Di Install Tadi
Kalo Instalasi Sukses, Akan Muncul Toolbar
Tambahan Di Bawah Toolbar Navigasi & Address Bar.
Kemudian Kembalikan lagi settingan firefox
Pada Address Bar Ketik :
ABOUT:BLANK
Klik Menu TOOLS --OPTIONS --WEB FEATURES
Option :
ALLOW WEB SITES TO INSTALL SOFTWARE
Non aktifkan kembali
(hal ini untuk mencegah spyware menyusup ke browser anda)
Catatan
Software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4 Ini Selain
Untuk Mengganti Proxy Secara Otomatis Di Browser
Mozilla FireFox, Engine-nya Juga Berpengaruh
Terhadap Kecepatan Koneksi Internet
--------------------------------------------------------
Pada Windows :
Selanjutnya Aktifkan Software CMD.EXE Yang Berada
Di Folder :
C:\WINDOWS\SYSTEM32
Pada DOS Prompt, Ketik Perintah :
PING -T LOCALHOST
Biarkan Status Koneksi Jaringan Terus Berjalan
Secara Otomatis
( Untuk Menghentikannya Tekan CTRL C )
--------------------------------------------------------
Pada Linux
Buka Terminal anda
kemudian ketik PING -T localhost
Biarkan Status Koneksi Jaringan Terus Berjalan
Secara Otomatis
( Untuk Menghentikannya Tekan CTRL C )
--------------------------------------------------------
note...
jika anda menggunakan pada kost dan berbagi bandwith dengan teman anda cepatlah gunakan sebelum teman anda lebih dahulu menggunakan.....!!!
THX..
Mempercepat Kinerja Windows
02.23.00
1. Membersihkan Hard Disk
Seiring berjalannya waktu, hard disk menyimpan banyak sampah. Isinya tidak hanya video dan MP3. File-file yang tidak jelas asal-usulnya, seperti temporary file dan sampah-sampah lainnya turut "menginap" di dalamnya. Hasilnya, kapasitas hard disk menyusut. Proses backup atau defragment juga menjadi semakin lama. Memang, semua sampah tersebut dapat dibersihkan. Namun, tidak semudah yang Anda bayangkan karena sampah-sampah ini menyebar dan harus dicari satu per satu. Untuk itu, Anda dapat menggunakan program khusus seperti HDCleaner. Tool ini akan mencari data, file DLL, dan link yang tidak diperlukan dalam hard disk lalu menghapusnya.Beginilah cara untuk membersihkannya. Konfigurasikan semua option dalam area "Clean Hard Drive | Choose Hard disk". Pilih semua drive. Selanjutnya, pada "Clean Hard Drive | Start", pilih "List found files after scan" dan klik "Scan Now". Tidak lama window akan menampilkan semua file yang ditemukan. Kirim file-file ini ke Recycle Bin dan kosongkan Recycle Bin. Jika Anda ingin mencari file-file duplikat, sebaiknya Anda batasi pencariannya. Anda bisa mengatur tool ini untuk mencari file berdasarkan nama atau ukuran tertentu.
Setelah menghapus file DLL yang kurang penting dan link-link yang mati, gunakan tool JKDefrag (www.emro.nl/freeware). Program ini akan men-defrag hard disk. Aplikasi ini tidak perlu di-install. Anda cukup menjalankan file EXE. Pilih "General | Analyze, defragment and fast optimization". Pilih checkbox di samping "Select Drive" dan klik tombol "Start".
2. Membersihkan Racun dari Komputer
Apabila PC terkena virus dan trojan, biasanya komputer berjalan sangat lambat. Penyusup ini akan mengirim info ke Internet tanpa diminta, memblokir Internet, dan menghabiskan resource PC. Tentu saja penyebab kemacetan ini harus dibuang dari sistem. Langkah pertama adalah selalu menggunakan antivirus yang up-to-date. Melakukan update setiap hari menjadi sebuah keharusan. Untuk itu, gunakan tool SpyBot Search&Destroy (www.safer-networking.org). Tool ini akan mencari malware dan spyware dan dapat dijadikan pelengkap antivirus yang hanya membersihkan virus dan trojan.
Saat di-install, program akan menyimpan sebuah backup registry. File ini berguna untuk proses recovery dalam kondisi darurat. Jalankan proses pemeriksaan dengan mengklik "Check for Problems" dan tunggu apakah tool menemukan sesuatu di PC. Jika ditemukan, hapus dengan mengklik "Fix Selected Problems".
Namun, hati-hati menggunakan tool ini. Sebaiknya matikan fungsi Auto Start pada SpyBot dan aktifkan secara manual saja. Jika tidak, tool akan menampilkan pesan bahwa sistem telah berubah. Proses ini akan memperlambat kerja komputer. Setting ini dapat diubah melalui menu "Modes | Advanced Modes | Settings | Settings | Automations".
LEBIH CEPAT TANPA MALWARE - Tool SpyBot Search&Destroy melindungi Internet Explorer dan Firefox dari para penyusup.
3. Membersihkan Folder Startup
Saat Windows mulai berjalan, memang lebih nyaman apabila program seperti e-mail client, messenger, dan browser ikut terbuka. Namun, dengan keadaan seperti itu, proses booting menjadi lebih lama. Oleh sebab itu, program-program yang tidak dibutuhkan sebaiknya dibersihkan dari folder Startup. Semakin sedikit tool yang dijalankan, semakin cepat Windows terbuka.
Aplikasi AutoRuns (www.microsoft.com) akan membuat daftar dari semua program yang di-load saat booting. Namun hati-hati, nonaktifkan hanya program-program yang memang tidak diperlukan pada saat booting. Misalnya, Skype yang dapat dijalankan secara manual saja. Sebaliknya, program Explorer.exe yang juga muncul dalam AutoRun sebaiknya tidak disentuh. Aplikasi yang sangat memperlambat sistem seperti Word, Photoshop Elements, Adobe Reader, iTunes, atau Nero ShowTime Real Player 10.5 Gold, sebaiknya dihapus dari Startup. Program-program berat ini lebih baik Anda jalankan sendiri.
4. Mengoptimalkan Software
Terlalu banyak koki, adonan kue pun bisa tidak jadi. Hal ini juga berlaku bagi software. Semakin banyak program yang di-install, sistem menjadi semakin repot. Semakin dalam program terikat dengan Windows, semakin besar resource yang digunakan. Penggunaan tools portabel yang sebenarnya dirancang untuk USB flash disk merupakan sebuah solusi agar kinerja komputer lebih cepat. Tools ini tidak membutuhkan instalasi. Apabila shortcut untuk tool ini disimpan pada menu "Start" ataupun "Quick Launch", Kinerjanya bisa secepat program yang di-install secara normal.
Website www.portableapps.com menawarkan sederetan tool yang bermanfaat dan tidak membebani komputer Anda. Sebagai contoh, program Gimp merupakan alternatif yang baik untuk mengedit gambar. Jadi, Anda tidak perlu lagi menginstall paket GTK Toolkit yang besar untuk meng-install editor foto ini.
ALTERNATIF YANG RAMPING - Foxit Reader dapat membuka PDF dengan cepat daripada Adobe Reader dan menawarkan sebuah fungsi praktis untuk memberikan komentar pada dokumen.
5. Mengaktualkan Program
Software yang di-update akan mendapatkan fungsi baru dan berjalan lebih cepat. Manfaat lainnya, lubang-lubang keamanan dapat teratasi. Oleh sebab itu, sebaiknya selalu update program dengan versi yang terbaru. Kini, banyak aplikasi yang menawarkan fungsi update otomatis.
Untuk itu, tersedia tool UpdateStar (www.updatestar.com). Program ini akan mencari semua sofware pada PC. Selanjutnya, tool ini akan menunjukkan versi program yang ada pada komputer Anda. Dengan mengklik tombol "Download", Anda akan dibawa ke website produsen untuk men-download driver terbarunya. Sama seperti tool lainnya, sebaiknya nonaktifkan fungsi auto start tool ini melalui "Settings | Other | Launch at Windows Startup" dan cari update secara manual. Apabila tidak, tool ini akan selalu menampilkan pesan.
SELALU AKTUAL - UpdateStar akan membuat daftar semua program yang belum di-update pada komputer. Update akan di-download dengan mudah melalui link.
6. Membuang Software Yang Tidak Diperlukan
Versi trial program foto Anda sudah lama kadaluarsa dan freeware untuk mengedit musik tidak lagi digunakan pada komputer. Sebaiknya, program-program ini dihapus saja dari komputer. Software yang tidak diperlukan ini hanya akan membebani komputer.
Langkah pertama adalah membuang software yang tidak diperlukan melalui Control Panel. Sayangnya, masih ada program-program yang tidak dilengkapi dengan fungsi uninstall yang baik sehingga tidak mau dihapus dari komputer. Dari tes yang dilakukan, Revo Uninstaller (www.revouninstaller.com) merupakan tool uninstall yang lebih baik dari Windows. Tool ini menampilkan semua program yang ter-install dan membuang program-program yang "keras kepala" dengan mengklik-kanan icon program atau melalui tombol "uninstall". Setelah itu, Revo akan mencari software yang masih tertinggal pada PC. Namun hati-hati, periksa apa saja yang dihapus oleh program ini. Jika bukan termasuk program yang tidak dibutuhkan, sebaiknya jangan dihapus.
Apabila Revo tidak berhasil juga, folder instalasi program harus dihapus secara manual. Pastikan sebelumnya bahwa program tidak terdapat dalam foder Startup. Jika ada, hapus program tersebut beserta seluruh folder program. Terakhir, Anda masih perlu membersihkan registry dari sampah-sampah yang tidak diperlukan, seperti yang dijelaskan sebelumnya.
7. Merapikan Registry
Windows akan mengenali semua program yang ter-install dengan menyimpan data di registry. Apabila program dihapus, idealnya sistem menghapus registry-nya dari database. Namun, terkadang entry ini harus dihapus secara manual agar registry menjadi lebih ramping. Artinya, sistem menjadi lebih bersih dan terhindar dari crash. Langkah ini dapat dilakukan dengan tool CCleaner (www.ccleaner.com).Setelah menjalankan program ini, klik "Registry", aktifkan semua option dari menu "Registry Integrity", dan lanjutkan dengan mengklik "Scan for Issues". Program akan menampilkan semua entry yang tidak diperlukan. Hapus entry dari registry dengan mengklik "Fix selected issues". Tool ini juga dapat memberikan sedikit penjelasan mengenai masalah yang ditemukan beserta alasan mengapa harus dihapus.

KOMPUTER LEBIH RAPI
CCleaner akan mencari semua yang tidak diperlukan dan membersihkan registry dari entry program yang tidak terbuang seluruhnya.
8 Merampingkan Huruf
Kartu selamat ulang tahun harus terlihat menarik sehingga Anda bisa meng-install jenis huruf (font) baru. Walaupun berukuran kecil, file-file huruf akan bertambah besar apabila sering di-install sehingga memperlambat startup sistem. Anda perlu melakukan pembersihan. Langkah terbaik adalah dengan membuat CD backup yang menyimpan semua jenis huruf.
Langkah menghapusnya sebagai berikut. Coba lihat-lihat huruf yang tersimpan dalam folder "C:\WINDOWS\Fonts". Anda dapat melihat preview-nya dengan mengklik ganda. Lebih cepat apabila menggunakan tool Opcion Font Viewer (http://opcion.sourceforge.net). Tool ini akan menampilkan semua huruf secara cepat. Untuk menghapus huruf, tarik huruf ke Recycle Bin.
TIPS KECIL: Sebaiknya selalu periksa folder "Font". Beberapa program bisa menambahkan jenis huruf saat di-install. Walaupun programnya sudah di-uninstall, tetapi huruf masih tetap tersimpan.
9 Mempercepat Media Player
Untuk melihat klip di Internet atau mendengar musik di komputer lokal, dibutuhkan sebuah multimedia player. Media Player yang menjadi standar Windows biasanya tidak memadai karena klip yang banyak beredar di Internet tersedia dalam format MOV atau streaming Real Player yang tidak dapat diputar dengan "Microsoft Jukebox" ini. Oleh sebab itu, pengguna akan meng-install QuickTime dan Real Player. Kedua tool ini kurang begitu memuaskan dalam hal kinerja maupun keamanannya, terutama player dari Apple yang sangat tidak aman apabila berjalan di PC Windows. Namun, sekarang tersedia tool yang ramping dengan kinerja bagus untuk melakukan tugas-tugas ini. Anda dapat menemukan QuickTime Alternative dan Real Alternative pada www.codecpackguide.com. Praktisnya, instalasi Real Alternative akan membuang Real yang asli dari PC Anda. Anda juga bisa mengganti Windows Media Player dengan Media Player Classic (www.sourceforge.net). Di sini, tidak diperlukan sebuah instalasi, cukup dengan menjalankan file EXE untuk menonton film atau mendengar musik.
Kebanyakan komputer biasanya berjalan sedikit lambat apabila memutar video resolusi tinggi, tidak peduli seberapa hemat resource yang digunakan. Sebuah trik kecil dapat membantu, tetapi harus dilakukan secara hati-hati, yaitu mematikan antivirus. Jadi, antivirus tidak melakukan scan untuk mencari virus pada file yang besar ini sehingga kinerja CPU akan lebih cepat.
Namun, perhatikan agar PC tidak terkoneksi ke Internet. Idealnya, PC tidak terhubung ke jaringan dengan mencabut kabelnya atau mematikan WLAN-Modem sehingga film dapat berjalan mulus. Sebelum Anda terhubung ke Internet lagi, jangan lupa untuk mengaktifkan antivirus.
ALTERNATIF LEBIH CEPAT - Media Player Classic berjalan lebih cepat daripada Windows Media Player dan menawarkan feature yang tidak kalah dari aslinya.
10. Memeriksa Driver
Driver merupakan masalah klasik. Scanner yang dibeli dari toko komputer terkadang tetap tidak berfungsi walaupun sudah meng-install lima driver yang berbeda. Tidak jarang pengguna lupa untuk membuang driver tersebut, walaupun sudah meng-install versi yang baru. Memang, akibatnya tidak berdampak signifikan pada kinerja sistem, tetapi semakin lama membuat Windows berjalan lebih lambat. Untuk mengatasinya, lakukan cara berikut:Buka menu "Control Panel | System | Advanced | Environment Variables | System Variables" dan berikan sebuah variabel baru dengan value "1" dan dengan nama "devmgr_show_nonpresent_devices". Konfirmasikan entry ini dengan "OK" dan buka Device Manager. Ubah "View" agar Windows juga menampilkan hidden device. Semua driver yang tidak diperlukan lagi akan ditampilkan setengah transparan. Namun, perhatikan agar tidak menghapus driver USB hard disk atau digital kamera yang tidak terhubung. Informasi mengenai masing-masing driver dapat dilihat melalui "Settings" dengan mengklik kanan device. Untuk melancarkan kinerja sistem, hapus driver tersebut dengan mengklik "Uninstall". Hal ini akan membuat komputer berjalan lebih cepat.
thnx, semoga bermanfaat.
Duel: XP Lawan Vista
01.45.00Windows XP memang sudah di akhir hayat. Penggantinya adalah Vista. Namun, masih banyak pengguna XP yang belum (tidak mau) beralih ke Vista. Bahkan, Microsoft belum lama ini malah mengeluarkan sebuah update lengkap untuk XP. Alasan klasik Microsoft adalah ingin memberi kesempatan kepada perusahaan-perusahaan untuk terus menggunakan XP. Mengapa XP masih banyak peminatnya? Mengapa juga banyak pengguna PC yang tidak mau menggunakan Vista?
Untuk mengetahui jawabannya dari sisi pengguna, duel antara XP dengan SP3 dan Vista dengan SP1-nya. Kedua sistem operasi tersebut akan diukur kekuatannya. Keduanya harus menunjukkan bahwa mereka tidak hanya cepat menarik perhatian saja, tetapi juga cepat menyelesaikan semua tugas yang diberikan.
Dalam "pertandingan" ini, keduanya harus menyelesaikan bahaya Internet. Setiap hardware dan software juga harus kompatibel dengan kedua sistem operasi. Masalah ini merupakan masalah tersulit dalam tes. Di lab banyak perangkat tidak berfungsi di Vista.
Kinerja: XP start lebih cepat, Vista berkutat dengan Aero
Anda ingin bekerja pada komputer tetapi tidak ingin membuang waktu hanya untuk menunggu proses booting setelah menekan tombol "On" di CPU? Oleh karena itu, kategori pertama yang harus dibuktikan adalah waktu yang dibutuhkan untuk menjalankan proses-proses tertentu dalam di Windows.
Dalam pengujian ini, Pertama, tes dilakukan pada PC yang sama. Kedua, berdasarkan teori, XP dirancang untuk PC yang lebih lemah sehingga harus diuji pada PC berkinerja lebih rendah.
pememilih yang pertama (tidak masalah apakah pengujian dilakukan pada PC baru dan Windows lama). hal terpenting adalah perbandingan langsung kedua sistem. instalasikan XP dan Vista masing-masing pada sebuah PC Intel Core 2 Duo 2,4 GHz dengan 2 GB RAM.
PROSES BOOTING: Di sini perbedaannya hanya sedikit. Booting XP butuh 19 detik, dan Vista 23 detik. Demikian pula pada shutdown. XP 8 detik dan Vista 10 detik. Dalam mode "standby", kinerjanya hampir sama. Begitu juga jika dalam keadaan "idle", selisihnya hanya 1/10.
Selama beroperasi, Vista sedikit lebih lambat dari XP. Hal ini disebabkan oleh Aero, tampilan baru Vista dengan banyak pernak-pernik grafis. Sebagian besar kalkulasi Aero dilakukan oleh graphics card dan aplikasi yang ada harus kompatibel dengan DirectX 9. Jika tidak, Aero justru menghambat sistem. Masalah ini menambah semangat para penolak Vista karena XP justru berfungsi tanpa gangguan walaupun pada PC lama berkinerja rendah sekalipun.
START PROGRAM: Kedua sistem operasi sama cepat dalam menjalankan program ter-install. Untuk masalah ini Vista memiliki kelebihan, yaitu dengan penggunaan cache cerdas ReadyBoost. Bahkan, jika perlu Vista dapat menyimpan file yang sering digunakan pada sebuah USB flash disk. Dengan demikian, Vista tidak perlu lagi menyalin cache dari hard disk yang lambat ke dalam RAM. Vista bisa mendapatkannya langsung dari flash disk. Saat proses booting keduanya dilakukan, Vista sedikit lebih cepat dibanding XP. Dalam tes ini, dengan mengukur juga berapa lama waktu yang dibutuhkan Windows untuk membuka Photoshop. Ternyata, Vista lebih unggul dengan 9 detik dan XP 11 detik.
PROSES COPY: Sekitar 200 file harus di-copy oleh kedua sistem. Hasilnya, XP membutuhkan waktu 38 detik dan Vista 39 detik. Keduanya memperoleh nilai seri. Menurut Microsoft, para pengembang telah berupaya keras mempercepat Vista dengan SP1, walaupun tidak banyak hasilnya. Untuk proses copy, ternyata XP dan Vista sama cepat. Hasil seri juga didapat untuk operasi jaringan.
SANGAT MEMBANTU - XP SP3 menampilkan lebih banyak informasi dan Help dalam Security Center.
Keamanan: Vista mengesalkan, XP lebih berisiko
Lebih dari 1100 update keamanan telah dikeluarkan sejak awal era XP. Karena sangat populer, sistem operasi Microsoft ini menjadi sasaran hacker nomor satu. Jelas, keamanan adalah kategori ke-2 terpenting bagi kedua sistem dalam tes.
USER ACCOUNT: "Hanya 12 celah keamanan yang ditemukan dalam Vista dalam 6 bulan pertama sejak kemunculannya," kata Jeff Jones, Security Strategy Director Microsoft Trustworthy Computing Group. Hal ini bisa terjadi akibat adanya feature keamanan baru di Vista.
Faktor utama keamanan ini sebenarnya terletak pada UAC (User Account Control). Dengan fasilitas ini, pengguna hanya memiliki akses terbatas pada sistem. Jadi, jika pengguna ingin menginstalasi sebuah program atau mengakses setting yang berhubungan dengan sistem, mengupdate aplikasi, atau meng-copy patch keamanan, UAC akan memblokir PC. Pengguna terlebih dahulu secara eksplisit harus menyetujui tindakan yang akan dilakukan, baru kemudian mendapatkan hak akses penuh pada sistem. UAC juga sering memunculkan pesan-pesan keamanan yang kadang justru mengganggu pengguna Vista.
Berbeda dengan Windows XP. Pada XP, feature keamanan semacam itu tidak ada. Di XP, pengguna memiliki hak sistem secara penuh. Dengan demikian, semua program dapat berjalan di bawah account Anda. Kesimpulannya, Vista lebih mengesalkan pengguna dengan laporan-laporan UAC, tetapi mampu memberikan keamanan lebih besar. XP tidak seketat Vista. Namun, situasi ini bisa membuat peluang hacker untuk masuk ke dalam sistem.
FIREWALL: Apakah hacker atau malware bisa mendapat akses ke sistem melalui port-port yang terbuka dan seaman apa aplikasi yang berada di baliknya? Setelah proses instalasi kedua sistem operasi selesai, sistem langsung terproteksi dalam jaringan. Windows akan mengaktifkan beberapa layanan jaringan, termasuk firewall. Dengan demikian, layanan jaringan berfungsi baik, tetapi tidak bisa diakses dari luar (termasuk hacker). Hasil pemeriksaan dengan port scanner Nmap dapat menjelaskan keadaan sebenarnya. Kedua petarung telah siap menghadapi serangan jaringan.
ENKRIPSI: Apakah Anda sudah melindungi data di dalam notebook dengan baik sehingga bisa terbebas dari kasus pencurian data? Bahkan, jika notebook-nya tercuri sekalipun, data di dalamnya tetap tidak bisa dibaca. Untuk keamanan jenis ini, proteksi password saja tidak cukup. Melalui CD darurat sederhana (Vista PC atau Knoppix), hacker bisa saja mem-boot PC dan membaca data pada hard disk. Ia bahkan dapat membuat sebuah password baru dengan sebuah freeware sehingga bisa mendapat akses penuh pada sistem.
Pada Vista solusinya adalah enkripsi terintegrasi BitLocker yang dapat mengenkripsi instalasi Windows. Bahkan, dengan Vista SP1, partisi lain juga dapat dienkripsi sehingga seluruh hard disk bisa dijaga. Sayangnya, fasilitas ini hanya tersedia dalam versi Ultimate yang mahal.
Vista Home Premier Edition dan XP tidak memiliki tool enkripsi. Anda perlu menggunakan software dari produsen lain, seperti DriveCrypt (www.securestar.com). Untuk masalah ini, Vista lebih unggul berkat BitLocker.
CEPAT - Vista menawarkan sebuah pencarian realtime yang tidak hanya mencari dalam file-file lokal, tetapi juga untuk e-mail.
User Friendly: Vista sering gagal, XP kenal semua hardware
Proteksi virus dan kinerja Windows yang baik merupakan faktor idaman bagi pengguna PC. Namun, semua itu tetap belum lengkap jika sistem operasi tidak dapat dioperasikan dengan mudah.
FILE ADMINISTRATION: Untuk masalah pengelolaan file, tidak banyak hal yang ditunjukkan XP maupun Vista. File-file dapat disimpan dalam MyDocuments. Yang membedakan keduanya hanya pada fungsi pencarian file. Pada Vista, Anda bisa menemukan pencarian dengan indeks. Jadi, jika Anda memasukkan sebuah istilah ke dalam kolom "Search", Windows langsung menampilkan hasilnya. Bahkan, isi file-file office dan e-mail juga akan tertera dalam hasil pencarian. Pada Windows XP, hal ini masih membutuhkan bantuan tool lain, seperti Yahoo Desktop Search (http://us.config.toolbar.yahoo.com/yds).
GADGETS: Informasi-informasi terkini sebaiknya bisa diakses dan dibaca dengan mudah. Pada Vista, Anda bisa menggunakan Vista Sidebar. Dalam area di sisi layar, pengguna dapat membaca cuaca aktual, berita-berita terakhir, atau menuliskan catatan singkat. Sebuah gadget yang bagus.
Namun sayangnya, jika sebuah program dibuka, pengguna tidak dapat mengakses sidebar melalui kombinasi tombol. Mereka harus menjangkaunya melalui taskbar atau desktop. Sampai saat ini, belum ada add-on yang tepat untuk sidebar. Jadi, jika sidebar tidak bisa diakses, sama saja dengan XP yang tidak memiliki sidebar. Software produsen lain seperti Google Sidebar yang tersedia gratis (http://desktop.google.com) justru lebih baik kinerjanya.
KOMPATIBILITAS: Apabila sebuah software tidak berfungsi di Vista, Vista menyediakan fungsi kompatibilitas yang dapat mensimulasikan XP. Teorinya seperti itu. Faktanya, program-program umum seperti tool audio WaveLab tetap tidak berfungsi dengan simulasi XP, walaupun sudah di-install service pack sekalipun.
Hal yang sama berlaku juga pada hardware. Untuk menginstalasi printer atau scanner lama di Vista dibutuhkan perjuangan yang panjang. Kenyataan yang ada, driver lama tidak kompatibel dengan Vista dan driver versi baru hanya tersedia untuk perangkat baru. Dengan begitu, perangkat lama tidak berfungsi di bawah Vista. Inkompatibilitas hardware dan software tetap tidak teratasi dengan SP1. Jadi, dalam kompatibilitas, Vista kalah dari XP. Kesimpulan: Vista pemenangnya (walupun nilainya beda tipis). Sebagai saran, jika Anda menggunakan PC baru dengan komponen baru, sebaiknya gunakan Windows Vista.
INFORMATIF - Sidebar Vista menampilkan banyak informasi penting sekali pandang.
KESIMPULAN
Internet Explorer 8 Akhirnya Diluncurkan
01.32.00
Setelah melewati masa beta selama hampir satu tahun, hari ini Microsoft telah merilis Internet Explorer 8 secara resmi. Internet Explorer 8 diyakini dapat memberikan pengalaman browsing yang lebih cepat dan memiliki tingkat keamanan yang jauh lebih baik daripada IE versi sebelumnya.
Selain menyadari betapa pentingnya keamanan, Microsoft juga tetap peduli terhadap pengalaman surfing yang lebih cepat. Bahkan, Microsoft menyatakan bahwa IE 8 merupakan salah satu browser tercepat yang ada di pasaran hari ini. Ini merupakan bukti keseriusan mereka untuk menghadirkan browser yang tetap mengedepankan kecepatan.
Sayangnya, masih ada beberapa kekurangan pada browser teranyar dari Microsoft ini. Masih banyak website yang dibangun agar mampu memberikan tampilan yang optimal pada IE 7 tetapi tidak berjalan dengan baik pada IE 8. Untuk mengatasi masalah ini, Microsoft mengeluarkan feature yang disebut Compatibility View. Feature ini akan bekerja secara otomatis bila Anda mengakese website yang dibangun untuk IE 7 dan langsung memberikan tampilan yang terbaik untuk IE 8.
Dengan peluncuran IE 8 versi final ini, Microsoft telah meramaikan peperangan browser yang sedang terjadi sekarang ini. Diharapkan dengan peluncuran ini konsumen akan semakin banyak pilihan dalam memilih produk browser yang terbaik sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Anda sudah dapat me-download IE 8 dalam 25 bahasa di website resmi Microsoft (http://www.microsoft.com/ie8).
Kemampuan Mata Meningkat Setelah Memainkan Game Action
01.31.00
Sebuah studi yang dilakukan oleh sekelompok peneliti di Amerika telah menemukan adanya kemajuan tingkat kemampuan pada mata setelah memainkan game action.
Hasil penelitian tersebut bertolak belakang dengan anggapan masyarakat umum selama ini, kalau seseorang memainkan sebuah game terlalu lama, mata orang tersebut akan mengalami kerusakan.Para peneliti tersebut berhasil menyimpulkan bahwa bermain game action dapat membantu pemain untuk dapat dengan lebih mudah melihat dalam kegelapan, misalnya bila mengemudikan mobil di malam hari. Selain itu, peningkatan terhadap sensitivitas kontras mata dan juga kemampuan untuk melihat adanya perbedaan pada bayangan berwarna abu-abu merupakan salah satu hasil penting dari penelitian. Hasil penelitian tersebut dapat dibaca langsung pada jurnal Nature Neuroscience.
Riset dilakukan terhadap dua grup. Kedua grup inidiharuskan untuk bermain game selama 50 jam dalam kurun waktu 9 minggu. Grup pertama memainkan game action seperti “Call of Duty (Infinity Ward) dan “Unreal Tournament 2004” (Atari). Sedangkan grup lain bermain game yang tidak melibatkan unsur action, seperti “The Sims 2” (Electronic Arts), yang diyakini tidak terlalu melibatkan kerja sama mata dengan tangan yang terlalu besar.
Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan dalam kurun waktu 9 minggu terjadi peningkatan 43% - 58% pada kemampuan mata dalam membedakan kontras setelah memainkan game action. Sedangkan bagi grup kedua, tidak terjadi peningkatan kemampuan pada mata mereka.
